Archive | September 2017

AKTUALISASI JIWA KEPEMIMPINAN MENUJU OPTIMALISASI KUALITAS ORGANISASI

Oleh: Teguh Sunaryo

Direktur Lembaga Deteksi Bakat Sidikjari DMI

(Disampaikan di Balikpapan, Ahad, 17 September 2017)

PENGANTAR UMUM

Manusia adalah makhluk individual sekaligus makhluk social. Sebagai makhluk individual ia memiliki cara berpikir dan cara bertindak yang berbeda antar sesama. Ia memiliki kemerdekaan dalam menentukan banyak hal untuk masa depannya termasuk dalam mempertahankan eksistensinya serta mengaktualisasikan gagasan, ide, harapan dan pemikirannya. Namun, ketika ia berada diantara sesama dalam suatu komunitasnya maka ia menjadi terikat oleh orang lain (dari pihak luar selain dirinya) yang juga memiliki keunikan terhadap banyak hal dibandingkan sesamanya.

Inilah pentingnya tema kepemimpinan yang tidak pernah habis untuk dibahas disepanjang zaman yang senantiasa terus berubah dan dinamis. Kepemimpinan dibutuhkan untuk mengelola diri sendiri, mengelola keluarga, rukun tetangga, suatu perusahaan atau lembaga yang dituntut professional serta mengelola Negara yang dapat menyejahterakan rakyatnya dan melindungi warganya dalam berinteraksi antara Negara.

Kepemimpinan adalah ilmu dan jiwa tentang bagaimana seseorang memimpin dirinya sendiri dan orang lain pada suatu tempat yang melahirkan suatu seni, ketrampilan dan keahlian dalam mengelola orang (anggotanya) dan pekerjaannya (aktivitasnya) untuk meraih dan mewujudkan suatu tujuan yang telah ditetapkan dalam visi dan misi suatu organisasi.

Dalam ilmu manajemen, kepemimpin termasuk bagian dari kajian bidang personalia, selain ada bidang lainnya seperti bidang keuangan, bidang produksi dan bidang marketing.

MENGELOLA MANUSIA

Organisasi adalah benda mati. Ia menjadi hidup jika di dalamnya ada makhluk hidup, yakni bernama manusia (Sumber Daya Manusia). Organisasi yang baik merupakan kumpulan orang-orang yang mayoritasnya adalah baik. Organisasi hebat pun merupakan kumpulan dari berbagai kinerja dari orang-orang yang mayoritasnya juga hebat-hebat. Namun, ibarat suatu orchestra dalam panggung music atau permainan sepakbola yang indah ditonton dan berkualitas permainannya, maka organisasi harus dikelola dengan cermat dan baik. Siapa melakukan apa, siapa mendelegasikan kepada siapa dan siapa memutuskan tentang apa, dan siapa dapat melakukan apa. Dalam mengelola sumber daya manusia ada cara klasik yang selalu bisa diaplikasikan dalam mengelola sumber daya manusia disepanjang masa yakni prinsip 5W1H (What, Why, Who, When, Were dan How). Dan ada tiga prioritas suatu organisasi dalam melakukan perbaikan kinerjanya, yakni pembenahan SDM, perbaikan system, dan pengadaan fasilitas yang sesuai dengan tuntutan zaman.

Dalam mengelola SDM yang pertama-tama ditanamkan sebelum mengembangkan ketrampilannya adalah niatnya (sikap mentalnya). Setidak-tidaknya ada tiga niat yang perlu dijadikan prinsip hidup dan prinsip bekerja oleh para professional dimanapun berada, yakni: (1) Bekerja wajib dipersikan sebagai ungkapan rasa bersyukur kepada Tuhannya karena telah terlahir fitri dan telah dan sedang diberi nikmat sehat; (2) Menebarkan manfaat (service excellence) sekaligus meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat bagi diri sendiri maupun bagi organisasi (efisience); saling tolong menolong dalam kebaikan (service excellence dan superteam) bukan saling tolong menolong dalam pelanggaran (3) Bersedia memelihara hubungan silaturahmi (memelihara relasi usaha dan kekompakan tim kerja).

MENGELOLA PEKERJAAN

Ada tiga pilar SDM yang dapat dikembangkan guna mengelola dan mengoptimalisakan pekerjaan (aktivitas) dalam suatu organisasi antara lain Attitude, skill, dan knowledge. Dalam menjalankan tugasnya setiap orang harus memiliki ketrampilan (skill) yang memadai dengan bidang tugas utamanya, harus memiliki sikap mental yang jujur, sportif, tanggungjawab, tekun dan tidak mudah menyerah (attitude) dalam menjalankan peran dan tugasnya, fungsi dan manfaatnya, serta memiliki pengetahuan yang luas (knowledge)  guna mengantisipasi perubahan lingkungan kerja, perubahan persaingan usaha serta perubahan zaman secara keseluruhan.

Dalam manajemen modern, suatu organisasi sudah memiliki job description (job-des) dan job specification (job-spec) untuk masing-masing person, tim dan pejabat yang jelas dan mudah dipahami oleh semua teamwork (semua anggotanya). Dalam menjalankan pekerjaannya setiap orang harus dapat bekerja ikhlas, keras, cerdas, dan tuntas.

EVALUASI TIM KERJA

Tentu pada periode tertentu (1 tahunan, 2 tahunan, 3, tahunan, 4 tahunan atau 5 tahunan) setiap organisasi mengadakan evaluasi dan atau mengadakan pemilihan pengurus baru. Jika dipandang baik maka bisa dilanjutkan dan jika dipandang tidak baik atau gagal maka bisa lakukan pergantian atau yang memilik hak memilih tidak memilih pengurus lama yang terbukti gagal tersebut. Dalam suatu organisasi, mutasi kerja atau peran serta pergantian pengurus adalah hal yang biasa, kecuali organisasi keluarga atau organisasi milik pribadi perseorangan.

Semoga bermanfaat dan selamat beraktifitas.

Yogyakarta, Kamis, 14 September 2017

Teguh Sunaryo

Kenal BAKAT sejak DINI lebih FOKUS mewujudkan PRESTASI

…………………………………………………

Telp/WA: 085-643-383838 dan 0822-4022-5454.

Advertisements