Archives

Sidikjari Dan Bakat Dalam Islam

Finggerprint Test DMI

Ada tiga cara ilmu dan pengetahuan dalam mengenali bakat seorang manusia, antara lain:

  1. Metoda Eksplorasi: Yaitu, metoda yang menggunakan pengalaman pribadinya melalui proses coba-coba, atau coba dan salah (trial and error) serta learning by doing. Seseorang harus mengalaminya terlebih dahulu sebelum memastikan bahwa suatu aktivitas itu benar-benar sebagai bakatnya. Metoda ini membutuhkan waktu panjang, tenaga dan biaya yang tidak sedikit.
  2. Metoda Observasi: Yaitu, metoda yang menggunakan alat ukur psikologi melalui serangkaian pertanyaan-pertanyaan melalui lembar kuisener dan tanya jawab (wawancara) serta pengamatan dalam jangka waktu tertentu.
  3. Metoda Deteksi: Yaitu, metoda yang menggunakan media pola sidikjari tangan kanan dan tangan kiri untuk ksepeluluh sidikjarinya.

Pada kesempatan ini, akan diberikan informasi tentang metoda pengenalan bakat melalui metoda yang ketiga yakni Deteksi Bakat Sidikjari dari sudut pandang Islam:

Sebaiknya setiap anak di Indonesia diberikan Tes Deteksi Bakat terlebih dahulu sebelum masuk ke dunia sekolah atau ketika ia akan memililih jurusan IPA/ IPS atau ketika ia akan memilih fakultas tertentu pada sebuah Perguruan Tinggi yang sesuai dengan bakat dan minatnya.

Pilihlah Pendidikan Sekolah atau Lembaga Kursus yang peduli (care) pada pengembangan bakat dan minat para sisiwanya.

Jangan pertaruhkan biaya pendidikan yang mahal serta lamanya waktu studi untuk masa depan yang belum pasti hanya karena perencanaan pendidikan dan penataan karier yang belum jelas dan tidak fokus, karena tidak sesuai dengan bakat dan minatnya.

Wallahu a’lam bishawab

Yogyakarta, Rabu, 17 Mei 2017.

Teguh Sunaryo DMI.

Kenal BAKAT sejak DINI lebih FOKUS mewujudkan PRESTASI.

LINK: http://www.dmiindonesia.com